Sederet Fakta Kasus Mutilasi yang Jasadnya Ditemukan di Kayuringin Bekasi

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta – DS (24), warga Cilacap, Jawa Tengah, menjadi korban mutilasi yang dikerjakan seorang remaja berinisial AY (17). Jasad korban yang hanya berbentuk tubuh dan tangan kanan, ditemukan di pinggir aliran Kali BSK, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Praja Bekasi, Jawa Barat, Senin tujuh Desember 2020.

Periode tubuh korban lainnya, yakni bagian tangan kiri juga ditemukan di sebuah tempat penampungan sampah sementara (TPPS) yang tak jauh sejak lokasi penemuan jasad korban.

Polisi kemudian membawa potongan tubuh dan lengah korban ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk keperluan autopsi.

Berikut sederet fakta terkait kasus pembunuhan disertai mutilasi oleh pelaku AY kepada korban DS, yang berhasil dihimpun Liputan6. com.

1. Ditemukan Pemilik Bengkel

Jasad korban awalnya ditemukan oleh seorang wanita pemilik bengkel bernama Halimah Simamora (64), saat dirinya hendak menyapu sekira pukul 07. 30 WIB.

Kala itu ia tahu ada sebuah gunting di dekat halaman bengkel dan percikan pembawaan yang mengarah ke aliran kali. Setelah ditelusuri ternyata ada sesosok mayat yang sudah tidak utuh, tersangkut di pohon dekat jalan kali.

Jasad korban yang ditemukan hanya berupa tubuh dan tangan kanan. Halimah semrawut memberitahu penemuan tersebut ke awak sekitar dan langsung dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota.

“Ditemukan potongan badan mayat laki-laki dengan kondisi kepala tak ada, kemudian lengan bagian kiri tidak ada, dan kedua lengah tidak ada, ” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko.

2. Potongan Tangan Kiri di Tempat Sampah

Sedang beberapa lama, tangan kiri korban ditemukan di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Jalan Bukit Gede Raya RT 01 RW 13 Kayuringin Jaya, Bekasi Daksina.

Potongan tangan target ditemukan oleh dua orang aparat kebersihan RW 19 Subandi & Heri, saat keduanya sedang bertugas mengumpulkan sampah menggunakan baktor.

Ketika itu Heri tahu sebuah kantong plastik hitam yang mencurigakan. Saat dibuka, ternyata isinya potongan tangan yang masih ada darah. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat.

2 daripada 3 halaman

Pelaku Kerap Disodomi

3. Korban Warga Cilacap

Tak butuh masa lama, polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas korban mutilasi. Pengungkapan ini berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari oleh pihak kepolisian.

Korban merupakan warga Cilacap dengan sudah kurang lebih dua tahun bekerja dan menetap di Jakarta. Polisi juga telah menghubungi anak korban untuk dimintai keterangan.

“Korban inisial DS, leler 24 tahun, ” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal.

4. Pelaku Berprofesi Manusia Silver

Tak sampai 24 jam, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku yang berinisial AY. Pelaku ditangkap aparat Polda Metro Jaya tanpa perlawanan, di sekitaran rumahnya di Kampung Pulo Gede, Jakasampurna, Bekasi Barat, Rabu sekira jam 01. 30 WIB.

“Saat ini pelaku diamankan oleh Subdit Resmob PMJ, ” sirih Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Kepada petugas, pelaku mengakui perbuatannya menghilangkan nyawa objek dan memutilasinya hingga beberapa bagian. Petugas juga menggeledah kediaman pelaku untuk mencari barang bukti asing. Pada selanjutnya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

5. Pelaku Kerap Disodomi Korba n

Pelaku AY mengaku kesal terhadap DS pokok kerap disodomi oleh korban. Situasi inilah yang kemudian memicu laku nekat pelaku membunuh dan memutilasi korban, dan membuang jasadnya dalam beberapa titik lokasi.

“Pelaku kesal dengan korban karena dipaksa sodomi berkali-kali oleh objek, ” kata Erna.

6. Sisa Potongan Tubuh Korban Terlihat

Polisi berhasil menemukan sisa periode tubuh DS, yang terdiri daripada potongan kepala dan dua menguasai. Potongan tubuh tersebut ditemukan pada dua lokasi berbeda yang tidak jauh dari tempat ditemukannya awak korban.

“Cuma lain RW saja, tapi masih di sekitaran Kayuringin, ” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Alfian Nurrizal.

Ia menjelaskan, potongan kepala DS ditemukan di pinggiran kali BSK, Kayuringin Jaya, yang jaraknya tak terlalu jauh dari lokasi penemuan jasad objek.

Sedangkan potongan ke-2 kaki korban ditemukan di di dalam tempat penampungan sampah yang selalu berada di sekitaran lokasi.

“Kepala korban (ditemukan) dalam pinggir sungai, dan kaki dalam tong sampah, ” ujar Alfian.

Sisa potongan tubuh korban dibawa petugas ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk diteliti lebih lanjut. Polisi pun memastikan bagian tubuh target yang ditemukan sudah lengkap.

Saat ini polisi sedang terus mendalami keterangan pelaku buat mengungkap secara detail kasus yang menggegerkan publik ini.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: