Polisi Sebut Hubungan Remaja dan Adam yang Dibunuh di NTT Sedang Sepupu

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta – Remaja putri berinisial MSK (16) nekat membunuh pria atas nama inisial NB (48) di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih memiliki hubungan saudara. Antara MSK serta NB merupakan sepupu.

“Jadi memang bahkan si target itu walaupun sudah masih sepupu tapi memang memiliki ketertarikan kepada si M ini, ” sirih Kapolres Timor Tengah Selatan AKBP Andre Librian saat dihubungi merdeka. com, Kamis (18/2/2021).

Setelah memeriksa MSK, ternyata mereka sudah melakukan hubungan sejak Mei 2020 lalu. Bahkan, korban pernah mengajak MSK buat menikah.

“Menurut pengakuannya 3 kali, tapi itu masih kita dalami terkait kebenaran info itu. Menurut keterangan si M, pertama kali melakukan itu pada bulan Mei 2020. Jadi bukan yang pertama, jadi memang apalagi si korban itu walaupun sudah masih sepupu tapi memang memiliki ketertarikan kepada si MSK ini. Jadi si MSK ini pernah diajak menikah, bahkan si korban ini minta si MSK jadi istri kedua. Tapi si MSK ini nolak, ” jelasnya.

Sehingga, hubungan yang dikerjakan oleh keduanya pada saat kejadian pembunuhan tersebut bukan lah dengan pertama kali mereka lakukan. MSK membunuh sepupunya tersebut memakai badik yang sudah dibawa dari sendi.

“Memang dari bahan si MSK ini memang sudah membawa pisau dari rumah. Kemudian sebelumnya diajakin sama si objek ini, menuju ke pinggir pantai kemudian mereka melakukan hubungan, ” ungkapnya.

“Setelah melayani hubungan masih di sekitar pantai, nah si korban ini minta berhubungan lagi. Akhirnya cekcok berkelahi, akhirnya dibunuh lah dengan badik yang dibawa dari rumahnya tersebut, ” sambungnya.

Petugas belum mengetahui maksud MSK membawa pisau tersebut dari rumah. MSK masih diperiksa terkait hal tersebut.

“Itu memang dengan masih kita dalami (alasan angkat pisau) Namanya pelaku, mungkin tempat shock. Jadi itu masih kita dalami. Berkaitan dengan motif tersebut masih kita dalami, apa dengan buat dia melakukan itu, ” bebernya.

2 dari 3 halaman

Terancam 20 Tahun Penjara

Atas perbuatannya tersebut, M dikenakan Pasal 340 dan 338 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kalau Pasal udah pasti mengandung. Karena ada, kalau perbuatan kaya menyiapkan, membawa pisau dari vila itu kan sudah ada ancang-ancang. Tapi tetap kita tetap tidak 340 tunggal tapi ada 338 gitu. Kalau 340 ancaman azab 20 tahun maksimal, ” tutupnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka

3 daripada 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: