Kriminal Surabaya Sepekan: Tak Direstui Kerja Luar Kota, Pemuda Ini Tega Aniaya Orangtuanya

Liputan6. com, Jakarta – Pada tengah pandemi COVID-19, polisi mengungkap sejumlah kasus pada pekan tersebut. Selama sepekan, sejumlah kasus yang terungkap antara lain kasus narkoba, pencurian, penggelapan mobil sewaan, peredaran uang palsu, hingga seorang bujang tega aniaya orangtuanya.

Pada pekan ini, seorang pemuda berinisial AD (28) di Mojokerto, Jawa Timur yang aniaya orangtuanya menyita perhatian. Seorang anak tega aniaya orangtuanya. Kedua korban warga Mojokerto terluka di bagian leher, setelah dianiaya anaknya sendiri era tengah tertidur pulas.

AD kesal kepada orangtuanya lantaran melarang pelaku berfungsi sebagai karyawan pabrik kayu dalam Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Tengah itu, orangtua tersangka meminta berjualan bubur keliling agar bisa menemani orangtuanya yang telah lanjut usia.

Sementara itu, pada Tulungagung, Jawa Timur, seorang awak tewas dikeroyok massa. Hal itu terjadi setelah kedua anaknya ditangkap polisi atas dugaan kasus pencurian motor di rumah tetangganya.

Menurut polisi, selama itu banyak warga mengaku tidak suka dengan korban, yang dikenal jadi preman. Warga bahkan mencurigai korban membawa teman-temannya dari luar daerah untuk  mencuri, termasuk meracuni sapi warga pada akhir 2019 semrawut.

“Itu kalau patuh keterangan masyarakat yang jelas target itu usaha warung kopi, aku pikir hubungan dengan masyarakat piawai, cuma masyarakat curiga bahwasanya objek itu punya kelakuan yang kurang baik di mata masyarakat, ” ungkap AKP Sugiharjo, Kapolsek Sendang, seperti dikutip dari tayangan Pokok.

Ingin tahu berita kriminal lainnya pada pekan tersebut? Berikut sejumlah berita kriminal dalam pekan ini yang dirangkum Minggu, (4/10/2020):

2 dari 11 halaman

VIDEO: Pemuda di Mojokerto Aniaya Orangtuanya, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Polisi hingga kini masih menyelidiki motif anak dengan tega menganiaya kedua orangtua kandungnya di  Mojokerto, Jawa Timur.

Polisi juga akan ulangan kejiwaan terhadap tersangka. Sementara suasana kedua korban yang sempat berat, kini kondisinya berangsur membaik, secara perawatan intensif di rumah rendah.  

Yasin (70), dan Muripah (63) harus memiliki perawatan intensif di Instalasi Mendesak Darurat Rumah Sakit Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten  Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu malam.

Berita selengkapnya baca di sini

3 dari 11 halaman

GAMBAR: Terungkap Motif Tukang Bubur pada Mojokerto Aniaya Orangtuanya

Setelah memeriksa pelaku selama hampir 24 jam, akhirnya tim penyidik Satreskrim Polres  Mojokerto  berhasil mengungkap pola pelaku menganiaya kedua orangtuanya pada Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur Sabtu lalu. Berikut gambar pemberitaannya pada Liputan6, 29 September 2020.

AD (28) ternyata kesal kepada bapaknya, Yasin (70) dan ibunya Muripah (63), karena melarang pelaku sebagai karyawan pabrik kayu di Kabupaten Sidoarjo. Orangtua tersangka memintanya berjualan bubur keliling, agar bisa menemani orangtuanya yang telah lanjut usia.

Namun larangan ini, ternyata membuat tersangka emosi dan menganiaya kedua orangtuanya.

  “Persoalan ini dipicu, karena yang bersangkutan ini awalnya bekerja jadi tukang bubur, yang menyiapkan buburnya itu biasanya ibunya, tapi belakangan  hari memang ia sudah tak mau kerja sebagai tukang bubur lagi, kemudian dia minta buat kerja di Sidoarjo, sementara tersebut orangtuanya tidak berkeinginan, ” perkataan AKP Rifaldhy, Kasat Reskrim Polres Mojokerto.

Berita selengkapnya baca di sini

4 dari 11 halaman

VIDEO: Kedua Anaknya Curi Motor, Sang Ayah Tewas Dikeroyok Warga

Seorang warga di Tulungagung, Jawa Timur yang dikenal sebagai preman daerah, tewas mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya. Korban tewas dikeroyok massa, usai kedua anaknya ditangkap polisi, atas dugaan kasus penyamunan motor di rumah tetangganya.  

Hingga Kamis pra hari, puluhan personel polisi disiagakan di Mapolsek Sendang, Tulungagung, Jawa Timur mengantisipasi hal yang tak diinginkan. Setelah Suyatno, warga Sendang, tewas dikeroyok massa di desa tempat tinggalnya, Rabu malam.

Kejadian berawal dari pencurian motor  oleh  kedua anak objek, 21 September lalu.   Karakter kakak beradik yang masih di bawah umur tersebut, diringkus  polisi  saat transaksi penjualan onderdil motor curian. Dalam kasus tersebut petugas turut menangkap tersangka lain berinisial J. Berikut dilansir pada Fokus,   25 September 2020.

Berita selengkapnya baca disini

5 dari 11 halaman

Sidang Pembunuhan Terapis Online di Surabaya, Terdakwa Terancam Hukuman Mati

Pengadilan Negeri Surabaya (PN) Surabaya menggelar sidang tambahan dugaan kasus pembunuhan terhadap seorang terapis online bernama Ika Puspita Sari (36) di salah kepala apartemen Puncak Permai Tower A di  Surabaya, Jawa Timur dengan terdakwa AJ (19), Senin, 28 September 2020.

Konvensi kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti menghadirkan empat orang saksi yang terdiri dari dua karakter petugas keamanan apartemen, tukang parkir serta adik ipar korban.

Di hadapan majelis hakim besar petugas keamanan dan tukang parkir melegalkan, terdakwa datang ke apartemen, secara menggunakan sepeda motor honda beat dan setelan baju yang ditunjukkan oleh JPU Suwarti. “Benar, bu jaksa, ” ujar para bukti tersebut.    

Berita selengkapnya baca di sini

enam dari 11 halaman

Petugas Tangkap Pelaku Penggelapan 11 Mobil Sewaan

Abdi Kepolisian Resor  Madiun, Jawa Timur meringkus seorang pelaku penggelapan kendaraan bermotor yang telah membawa suram 11 unit mobil milik objek. Kemudian pelaku tersebut menggadaikan demi keuntungan pribadi.

Kapolres  Madiun  AKBP Bagoes Wibisono menuturkan, tersangka adalah ASD alias In, warga Madiun, Jawa Timur.

“Modusnya, tersangka menyewa organ dari perseorangan, kemudian digadaikan jadi kendaraan milik pribadi, ” tutur dia, seperti dikutip dari Kurun, ditulis Rabu, 30 September 2020.

Berita selengkapnya mengaji di sini

7 dari 11 halaman

BNN Sidoarjo Ringkus Seorang Pengedar Sabu saat Nongkrong di Warung Kopi

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten  Sidoarjo, Jawa Timur menangkap seorang pengedar sabu-sabu berinisial SF, warga Kecamatan Waru. BBN menyita barang bukti 6, 12 rencana.

Kepala BNN Kabupaten  Sidoarjo  AKBP Toni Sugiarto menuturkan, pelaku ditangkap saat nongkrong di warung kopi lantaran membawa sabu-sabu 6, 12 gram.

“Berdasarkan informasi masyarakat ada penyalahgunaan narkotika jenis sabu di provinsi itu. Pelaku ditangkap petugas masa nongkrong di sebuah warung contoh di Kecamatan Taman Sidoarjo, ” ujar dia.

Berita selengkapnya baca di sini

8 dibanding 11 halaman

Pelarian Benduan Kasus Penjiplak Merek Antena TV Terhenti di Sidoarjo

Pelarian pria berinisial A (55) terpidana kasus penjiplak merk antena TV yang telah lama buron selama tiga tahun pampat di pergudangan Sidomulyo,   Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu, 30 September 2020.

Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim, Anggara Suryanagara membenarkan, penangkapan ini bersandarkan surat putusan MA RI Cetakan 1365 K/Pid. Sus/2013 pada 17 Juni 2015.

Tersangka telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak  pidana  dengan sengaja dan tanpa sah melakukan perbuatan membuat, memakai, menjajakan dan mengedarkan barang yang diberi hak desain industri tanpa izin pemilik sertifikat desain industri.

Berita selengkapnya baca di sini

9 dari 11 halaman

Memiliki Utang Rp 1 Miliar, Pensiunan PNS Nekat Edarkan Uang Palsu

Satuan Reskrim Polres Ngawi, Jawa Timur bersama Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim berupaya ungkap kasus  uang palsu.

Salah satu terbaru, Polres Ngawi membekuk tiga orang tersangka pengedar  uang palsu  di wilayah Kabupaten Ngawi yang meresahkan warga. Polisi juga mengamankan barang bukti Rp 546, 1 juta.

Kepala Satuan Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama menuturkan, tiga pengedar uang palsu yang diringkus adalah Su, Sa, dan S. Nama yang terakhir merupakan pensiunan PNS sekali lalu mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.

Berita selengkapnya baca di sini

10 dari 11 halaman

VIDEO: Maling Hancur 5 Kotak Amal Masjid, Karakter Terekam CCTV

Aksi pembobolan kotak jasa terjadi di Masjid Baiturrahim Bulevar Gunung Anyar  Surabaya. Tak setengah-setengah, tersangka membobol lima kotak pemberian di masjid tersebut.

Pihak takmir menaksir uang dalam lima  kotak amal tersebut mencapai jutaan rupiah. Polisi kini mengagut-agut tersangka yang identitas wajahnya diketahui dari rekaman kamera cctv masjid.

Seperti inilah kelakuan tersangka pembobol kotak amal pada Masjid Baiturrahim, Jalan Gunung Berlaku Tengah  Surabaya, yang terekam tustel cctv. Saat situasi sepi, tersangka membobol satu per satu tempat amal yang sudah diincarnya. Tak tanggung-tanggung, uang jemaah masjid yang ada dalam lima kotak jasa ukuran besar berhasil dibawa suram.

Berita selengkapnya menangkap di sini

11 dari 11 halaman

Saksikan Video Pilihan dalam Bawah Ini