Iklim Awal Camat Kelapa Gading Masa Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Liputan6. com, Jakarta – Camat  Kelapa Gading, Jakarta Mengetengahkan Muhamad Harmawan meninggal dunia sudah terpapar Covid-19.   Kepala Biro Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyebutkan, sebelum meninggal, Harmawan mengalami gangguan pernafasan berat ( acute respiratory distress syndrome /ARDS) dan hiperkoagulopati kelanjutan infeksi virus Corona.

“ARDS sendiri adalah suatu kedudukan gangguan pernafasan tiba-tiba yang menghambat proses pertukaran oksigen, ” kata pendahuluan Widyastuti seperti dilansir Antara , Jakarta, Jumat 19 September 2020.

Widyastuti menjelaskan kondisi ARDS yang dialami Camat Kelapa Gading tersebut dapat terjadi salah satunya karena infeksi virus atau kuman, sehingga terjadi kerusakan pada media nafas dan mengganggu fungsi paru-paru.

“Infeksi virus pengantara Covid-19 juga merusak berbagai organ, salah satunya pembuluh darah. Kerusakannya membuat sumbatan di pembuluh pembawaan (hiperkoagulopati), sehingga mengganggu proses perpindahan oksigen di pembuluh darah, ” ujar Widyastuti.

Camat Kelapa Gading Muhammad Harmawan tahu menjalani perawatan di Rumah Rendah Penyakit Infeksi (RSPI) Sulainti Saroso selama empat hari, mulai 14 September 2020 sebelum meninggal.

Widyastuti menambahkan, sebelum dirawat di rumah sakit, Harmawan sempat berobat ke dokter dengan keluhan gejala demam disertai batuk.

Pelacakan kontak ( contact tracing ) oleh pihak Puskesmas, didapatkan hasil penelitian uji usap terhadap sopir Camat Kelapa Gading  menunjukkan positif Covid-19.

2 dari 3 halaman

Adab

Muhammad Harmawan meninggal dunia pada usia 47 tahun, meninggalkan seorang istri dan dua anak laki-laki.

Sebelum menjawab sebagai Camat Kelapa Gading sejak 2019, pernah menjadi staf Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Kasubag Verifikasi Bagian Keuangan Setko Administrasi Jakarta Utara tarikh 2005-2008 dan Kasubag Anggaran Arah Keuangan Setko Administrasi Jakarta Mengetengahkan tahun 2008 – 2014.

Kemudian, Kasubag Rumah Nikah Bagian Umum dan Protokol Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2015-2016, serta Kabag Penataan Kota & Lingkungan Hidup Setko Administrasi Jakarta Utara tahun 2017 – 2019.

Sementara, sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang sebelumnya dikonfirmasi positif Covid-19, telah dinyatakan sembuh, setelah dilakukan tes usap sebanyak dua kala dan telah kembali beraktivitas dalam kondisi yang baik.

Para pejabat tersebut adalah Besar Dinas Pertamanan dan Hutan Tanah air Provinsi DKI Jakarta Suzy Marsitawati, Kepala Biro Pendidikan dan Kejiwaan Setda Provinsi DKI Jakarta (saat ini Wakil Wali Kota Jakarta Timur) Hendra Hidayat dan Besar Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Premi Lesari.

Juga Asisten Pemerintahan Setda Daerah DKI Jakarta (saat ini Asisten Deputi Gubernur Bidang Pariwisata) Reswan W Soewardjo, Kepala Biro Pembentukan Kota dan Lingkungan Hidup Afan Adriansyah dan Ketua TGUPP Menyetujui Subekti.

Sementara tersebut, Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasruddin, Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, Plt Besar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Gumilar Ekalaya, Asisten Deputi Kebudayaan Catur Laswanto serta Kabag Norma yang namanya belum terkonfirmasi, diinformasikan masih dalam tahap perawatan.

3 daripada 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: