DPR: Indonesia Tetap Dukung Kedaulatan Palestina

Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Liputan6. com, Jakarta Pengantara Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin menyatakan belum ada pembicaraan sah terkait normalisasi hubungan Indonesia secara Israel. Ia menyebut bahwa janji pemerintah Indonesia tentu adalah terkait penegakan hukum atas kedaulatan Palestina.

“Saya belum dengar tentang wacana tersebut. Yang terang pamerintah Indonesia dan juga anak buah Indonesia sepenuhnya mendukung kedaulatan & hak-hak Palestina, ” kata Azis Syamsuddin dalam keterangannya, Selasa (15/12/2020).

Azis menyebut Indonesia tetap memperjuangkan hak Palestina sebagai sebuah negara.

“Indonesia tidak memiliki urusan dengan negara manapun, termasuk dengan Israel. Yang kita perjuangankan malah hak masyarakat Palestina sehingga mampu hidup sebagai negara berdaulat sepenuhnya, inilah yang kita harapkan sebab Israel. Dan tidak ada relevansi apapun terkait deadline masa bagian Presiden Amerika, ” jelas Azis Syamsuddin.

Menyikapi kalau adanya potensi membuka hubungan diplomatik antar kedua negara, politisi pokok Golkar ini mengatakan bahwa hal tersebut tergantung rencana strategis negeri melalui Kementerian Luar Negri. Bertambah lanjut, ia menjelaskan hingga zaman ini belum ada rencana strategis apapun terkait wacana normalisasi hubungan kedua negara.

“Sementara ini saya belum mendengar rencana tersebut dari pemerintah, sehingga malah saya mempertanyaan dasar klaim tersebut. Dan saya yakini bahwa pemerintah Indonesia sepenuh berdiri bersama anak buah Palestina, ” jelas Azis Syamsuddin.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Gerombolan.

Selalu Jaga Kesehatan, Tanpa Sampai Tertular dan Jaga Tanggungan Kita.

2 dari 3 halaman

Akui Hak Palestina

Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam ini lebih lanjut mengharapkan Israel sanggup segera menyelesaikan persoalan dengan Palestina dengan mengakui hak teritorial Palestina sebagai negara berdaulat. Ia terpendam, normalisasi bisa terbangun jika ada rasa percaya antara kedua negara.

“Dalam membangun normalisasi kan butuh saling percaya, silih menghormati dan memiliki visi dengan sama. Jika persoalan Palestina mampu tuntas, maka tentu normalisasi bakal sangat mudah. Jika belum, normalisasi akan tidak akan ada maknanya. Semoga persoalan Palestina bisa segera tuntas, ” tandas Azis.

3 lantaran 3 halaman

Saksikan gambar pilihan di bawah ini: